STOP BAB SEMBARANGAN

Posted on

Jamban merupakan sanitasi dasar penting yang harus dimiliki setiap masyarakat. Alasan utama masyarakat yang sampai saat ini belum memiliki jamban keluarga adalah karena tidak mempunyai uang untuk membangun jamban keluarga. Sebenarnya tidak adanya jamban di setiap rumah tangga bukan hanya karena faktor ekonomi, tetapi karena kesedaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

BABS (buang air besar sembarangan) seakan sudah menjadi budaya. Masyarakat sudah terbiasa BABS di sungai dan kebun. Maka yang harus dirubah adalah mind set masyarakat karena masih banyak masyarakat yang tidak sadar bahwa kotoran yang mereka buang sembarangan mungkin tidak berpengaruh kepada pemilik kotoran, tetapi bisa berdampak buruk kepada orang lain.

BABS perlu mendapat perhatian khusus karena dapat menimbulkan masalah dalam bidang kesehatan dan sebagai media bibit penyakit, seperti diare, typhus, muntaber, disentri, cacingan dan gatal-gatal. Selain itu dapat menimbulkan pencemaran lingkungan pada sumber air dan bau busuk serta estetika.

Perlu diketahui bahwa jamban sehat tidak harus mahal dan mewah tetapi sederhana asal memenuhi syarat-syarat kesehatan. Syarat jamban yang sehat adalah sebagai berikut :

  1. Tidak mencemari sumber air minum
  2. Tidak berbau tinja
  3. Tidak menjadi tempat berkembang biaknya serangga maupun tikus.
  4. Air seni, air bersih dan air penggelontor tidak mencemari tanah sekitar jamban
  5. Mudah dibersihkan dan aman penggunaannnya.
  6. Dilengkapi dengan dinding dan penutup
  7. Cukup penerangan dan sirkulasi udara.
  8. Luas ruangan yang cukup
  9. Tersedia air dan alat pembersih.

Pemanfaatan jamban keluarga sangat dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan dan kebiasaan masyarakat. Tujuan pembuatan jamban keluarga yaitu agar masyarakat tidak membuang tinja ditempat terbuka melaingkan membangun jamban untuk diri sendiri dan keluarga. Penggunaan jamban yang baik adalah kotoran yang masuk hendaknya disiram dengan air yang cukup, hal ini selalu dikerjakan sehabis buang tinja sehingga kotoran tidak tampak lagi.

(Mei Kurniawati, AMKL, Pkm Gombong II)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s