Pengelolaan Sampah Rumah Tangga

Posted on

Aktivitas manusia dimanapun tempat dan keadaanya senantiasa menghasilkan sampah. Sampah yang menumpuk dan tidak dikelola di pemukiman akan menimbulkan bau yang tidak sedap, mengotori sumber air bahkan dapat menjadi sarang vector penyakit. Kasus  penyakit potensial wabah  berbasis lingkungan sebagian besar berawal dari sampah yang tidak mendapat penanganan dengan baik. Adanya kasus-kasus penyakit diare, typoid, disentri dan lain-lain di suatu komunitas menjadi tanda bahwa daerah tersebut merupakan lingkungan kumuh. Padahal jika sampah dikelola dengan baik Kejadian Luar Biasa (KLB)  maupun wabah penyakit dapat dieliminir.

Sampah pada dasarnya dapat dimafaatkan kembali sesuai dengan kebutuhan. Proses pemanfaatan kembali (recycle)  seseorang harus memiliki pengetahuan agar pemanfaatan sampah tidak salah langkah. Sampah organik (mudah terurai) dapat dimanfaatkan untuk pembuatan pupuk organik sehingga dapat untuk menambah kesuburan tanaman. Sampah an organik (tidak mudah terurai) dapat dibuat  kerajian sebagai contoh bungkus minyak goreng kemasan dibuat payung atau tas jinjing.

Sampah rumah tangga yang ada di pemukiman  harus dipisah-pisah terlebih dahulu sebelum dimanfaatkan kembali. Melalui langkah pemisahan sampah dapat diketahui wujud sampah yang sebenarnya. Apakah sampah tersebut tergolong sampah organik apa termasuk sampah an organik. Pemilahan sampah dimaksudkan untuk mempermudah pelaku untuk menentukan langkah selanjutnya. Upaya pemanfaatan kembali  sampah rumah tangga yang baik akan mendukung terciptanya lingkungan yang nyaman dan asri bagi penghuninya. Keindahan  pemukiman pada umumnya bermula dari kondisi rumah yang sehat manakala penghuni di dalamnya sudah melaksanakan pengelolaan sampah dengan baik.

Pemilahan sampah dapat menggunakan bahan-bahan yang ada di sekitar kita umpamanya dapat memakai ember bekas, kantong plastik atau drum bekas. Jika telah dilakukan pemisahan maka dapat dengan mudah seseorang memanfaatkan sampah. Sampah organik dapat dimanfaatkan untuk pembuatan kompos dan sampah an organik dapat diperuntukkan sebagai bahan kerajinan. Kompos hasil dari pengolahan sampah organik ternyata memberikan keuntungan karena dapat untuk menyuburkan tanaman yang ada bahkan jika jumlahnya banyak dapat  dijual sehingga meningkatkan pendapatan rumah tangga. Kerajian dari bahan baku sampah anorganik ternyata memiliki daya tarik karena memiliki keunikan. Jika bahan baku berasal dari jenis yang sama, ukuran yang sama ditambah kreasi dari tangan-tangan trampil akan menghasilkan produk-produk yang memiliki nilai jual yang tinggi.

Kemauan dan kemampuan serta kerja keras dalam melakukan pengelolaan sampah rumah tangga merupakan modal awal  untuk menciptakan lingkungan yang sehat.  Kejadian penyakit-penyakit menular berbasis lingkungan dapat dikurangi.  Derajat kesehatan masyarakat dapat meningkat dengan cepat karena masyarakat sadar untuk melalukan langkah sederhana namun besar manfaatnya yakni “Pengelolaan Sampah Rumah Tangga”.

(Sigit Sulistyohadi, Puskesmas Sempor I)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s