DERITA BALITA GIZI BURUK DINEGERI LUMBUNG PADI

Posted on

Gizi buruk merupakan salah satu masalah pelik di bidang kesehatan yang sampai saat ini masih belum bias dituntaskan. Fenomena kasus gizi buruk laksana gunung es, dimana satu kasus muncul akan muncul kasus-kasus lainnya yang sama.  Miris rasanya, di negeri gemah ripah loh jinawi yang dijuluki negeri lumbung padi ini masih dijumpai kasus gizi buruk. Gizi buruk terjadi Karena asupan makanan terutama karbohidrat, protein dan zat gizi mikro lainnya yang tidak terpenuhi sesuai dengan angka kecukupan gizi, selain itu juga karena adanya penyakit penyerta.  Faktor Ekonomi dan Pola makan merupakan 2 faktor utama penyebab kasus gizi buruk. Karena pada umumnya penederita gizi buruk berasal dari golongan masyarakat  yang tidak mampu dan mereka yang mempunyai pola hidup dan makan yang kurang baik.

Gizi buruk sebenarnya dapat dicegah sejak bayi  masih  berada dalam kandungan, ketika Ibu hamil dapat tercukupi kebutuhan gizinya maka bayipun akan sehat dan lahir dengan normal. Tetapi sebaliknya jika asupan makanan ibu hamil tidak terpenuhi maka dapat menyebabkan bayi lahir dengan berat badan rendah yang nantinya dapat memicu  terjadinya gizi buruk dan penyakit bawaan lahir. Program ASI Ekslusif merupakan salah satu program yang  dapat mencegah terjadinya gizi buruk, dengan memberikan ASI saja kepada bayi umur 0-6 bulan secaramaksimal maka akan mengurangi resiko malnutrisi pada bayi. Karena makanan yang paling mudah dicerna oleh bayi dan kandungan gizinya paling lengkap untuk bayi adalag ASI.

Pola makan  didalam keluarga juga akan menentukan status gizi anggota keluarganya, jika prinsip 13 pesan dasar gizi seimbang bisa diterapkan dalam keluarga niscaya kasus gizi buruk akan bisa teratasi. Pentingnya pengetahuan  tentang  makanan bergizi dan  pola hidup sehat akan dapat meningkatkan derajat kesehatan manusia

.Adapun Isi Pesan Umum Gizi Seimbang (PUGS) adalah :

  1. Makanlah beraneka ragam makanan.
  2. Makanlah makanan untuk memenuhi kecukupan energi.
  3. Makanlah makanan sumber karbohidrat setengah dari kebutuhan energi.
  4. Batasi konsumsi lemak dan minyak sampai seperempat dari kebutuhan energi.
  5. Gunakan garam beriodioum.
  6. Makanlah makanan sumber zat besi.
  7. Berikan ASI saja kepada bayi sampai umur 6 bulan.
  8. Biasakan makan pagi.
  9. Minumlah air bersih dan aman yang cukup jumlahnya.
  10. Lakukan kegiatan fisik dan olahraga secara teratur.
  11. Hindari minum minuman beralkohol.
  12. Makanlah makanan yang aman bagi kesehatan.
  13. Bacalah label makanan yang dikemas.

(Teguh Imanto, Puskesmas Padureso)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s