KAJIAN EPIDEMIOLOGI KASUS KEJADIAN IKUTAN PASCA IMUNISASI (KIPI) DI KABUPATEN KEBUMEN SELAMA 5 TAHUN TERAKHIR (2007-2011)

Posted on Updated on

A.     Latar Belakang

Semua tindakan medis yang dilakukan oleh tenaga kesehatan selalu memiliki resiko, temasuk pemberian imunisasi kepada bayi, balita maupun wanita usia subur (WUS). Resiko tersebut diantaranya terjadinya KIPI. KIPI merupakan kejadian sakit yang terjadi setelah menerima imunisasi yang diduga disebabkan oleh imunisasi. KIPI dapat terjadi dalam masa 1 sampai 3 bulan setelah imunisasi.

Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen setiap tahun selalu menyelenggarakan pelayanan imunisasi yang diberikan secara langsung dan rutin oleh petugas di puskesmas sebagai tanggungjawab dalam pencapaian indkator kinerja MDG’s, penurunan angka kematian balita yang diukur dengan besar cakupan campak di suatu wilayah. Selain itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen setiap tahun juga menyelenggarakan BIAS Campak dan DT-Td bagi anak SD/MI sederajat.  Pemberian imunisasi, baik yang dilakukan secara rutin maupun masal melalui BIAS rentan untuk tejadinya KIPI. Oleh karena itu, perlu dilakukan kajian epidemiologi deskriptif tentang KIPI di Kabupaten Kebumen

B.      Tujuan

1.      Tujuan Umum

Mengkaji secara epidemiologi (orang, tempat, waktu) kasus KIPI di Kabupaten Kebumen selama 5 tahun terakhir

2.      Tujuan Khusus

  • Mengetahui jumlah kasus KIPI
  • Mengetahui puskesmas yang paling banyak ditemukan suspek dan atau kasus KIPI
  • Mengetahui tahun banyak ditemukannya kasus KIPI

C.      Hasil dan Pembahasan

Pemberian pelayanan imunisasi yang diberikan secara rutin maupun massal seperti BIAS maupun kampanye imunisasi Campak dan Polio rentan terhadap tejadinya KIPI. KIPI dapat terjadi dimana saja, termasuk di Kabupaten Kebumen. Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen mencatat pernah terjadi beberapa kasus KIPI di Kabupaten Kebumen jika dilihat secara epidemiologi, maka gambaran kasus KIPI selama 5 tahun terakhir dapat dilihat sebagai   berikut :

1.      Waktu

Setiap tindakan pemberian imunisasi mengandung resiko tenjadinya KIPI. KIPI dapat terjadi saat pemberian imunisasi rutin pada bayi, maupun BIAS pada anak sekolah. kasus KIPI berdasarkan laporan yang masuk dari 2007 sampai dengan 2011 sebanyak 24 kasus. Adapun jumlah kasus per tahun adalah sebagai berikut :

Gb 1. Jumlah Kasus KIPI yang Dilaporkan di Kabupaten Kebumen Selama Tahun 2007 s/d 2011

Laporan penemuan kasus KIPI menurun drastis pada tahun 2009 sebanyak 1 kasus yang tadinya 11 kasus pada tahun 2008. Turunnya jumlah kasus KIPI pada tahun 2009 dapat berarti semakin bagusnya pelayanan pemberian imunisasi kepada masyarakat sesuai standar pelayanan. Namun, bisa juga karena belum optimalnya surveilance penemuan suspek kasus KIPI oleh puskesmas, karena selama ini sebagian besar penemuan kasus KIPI banyak dilaporkan oleh pihak rumah sakit, baik negeri maupun swasta.

1.      Orang

Hanya 15 % dari bayi yang diimunisasi DPT dan Campak yang mengalami KIPI ringan berupa demam

Hanya 15 % dari bayi yang diimunisasi DPT dan Campak yang mengalami KIPI ringan berupa demam

Meski imunisasi diberikan pada usia balita maupun anak sekolah, tetapi masih ada kasus KIPI yang terjadi pada usia dewasa. Hal ini dapat dilihat pada gambar berikut ini:

Gb 2. Kasus KIPI di Kabupaten Kebumen selama Tahun 2007-2011 berdasarkan Umur

Pada gambar 2 terlihat 92 % ( 22 kasus) KIPI yang terlaporkan di Kabupaten Kebumen berusia balita dari imunisasi rutin bayi, 1 kasus terjadi saat BIAS dan 1 kasus terjadi saat imunisasi TT WUS. Dan berdasarkan jenis kelaminnya KIPI banyak ditemukan pada kasus berjenis kelamin laki-laki sebesar 75 %

 Gb 3. Kasus KIPI di Kabupaten Kebumen selama Tahun 2007-2011 Berdasarkan Jenis Kelamin

1.      Tempat

Sebagian besar kasus KIPI ditemukan di rumah sakit dan dilaporkan melalui KD-RS ke Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen, selanjutnya petugas Dinas Kesehatan akan memberitahu puskesmas domisili kasus untuk melakukan Penyelidikan Epidemiologi. beberapa puskesmas yang pernah ditemukan kasus KIPI antara lain :

Gb 4. Puskesmas dengan Penemuan Kasus KIPI di Kabupaten Kebumen Tahun 2007-2011

Selama 5 tahun, ada 12 puskesmas yang pernah ditemukan kasus KIPI di wilayah kerjanya. Secara rinci, jumlah kasus KIPI per puskesmas yaitu:

NO.

PUSKESMAS

JUMLAH KASUS KIPI

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10.

11.

12.

13.

Ayah II

Buayan

Puring

Klirong II

Bonorowo

Padureso

Kutowinangun

Kebumen II

Kebumen III

Pejagoan

Sruweng

Adimulyo

Karangsambung

1

4

1

2

1

1

3

1

5

1

1

1

1

Tabel 1. Jumlah Kasus KIPI Berdasar Puskesmas Selama Tahun 2007-2011

Pada Tabel  1 terlihat, kasus KIPI banyak ditemukan di  wilayah kerja Puskesmas Kebumen 3, Buayan dan Kutowinangun, masing-masing sebanyak 5, 4 dan 3 kasus. Imunisasi bisa didapatkan baik di posyandu, puskesmas, rumah sakit negeri maupun swasta, bahkan bisa didapatkan di rumah atau tempat bidan praktek swasta.

Gb 5. Kasus KIPI Berdasarkan Tempat Pelayanan Pemberian Imunisasi

Berdasarkan laporan puskesmas, 71 % kasus KIPI mendapatkan imunisasi di posyandu, Hal ini menngakibatkan petugas imunisasi khususnya di puskesmas harus memperhatikan penanganan rantai vaksin selama dalam perjalanan dari puskesmas ke posyandu dan selama pelayanan di posyandu. Ada baiknya jika setiap membawa vaksin dari puskesmas ke tempat pelayanan imunisasi disertai termometer dan freeze tag untuk memantau suhu vaksin.

Demikianlah sekilas tentang gambaran kasus KIPI yang ada di Kabupaten Kebumen sejak tahun 2007-2011.

D.     Kesimpulan dan Saran

1.      Kesimpulan

Berdasarkan uraian maka kesimpulan yang dapat diambil yaitu :

  • Sejak tahun 2007-2011 tercatat ada 11 kasus KIPI di Kabupaten Kebumen
  • Sejak tahun 2007-2011 Kasus KIPI banyak terdapat di wilayah Kebumen 3 sebayak 5 kasus
  • Sejak tahun 2007-2011, tahun 2008 merupakan tahun banyak ditemukannya kasus KIPI di Kabupaten Kebumen sebanyak 11 kasus

2.      Saran

Saran yang dapat disampaikan berdasar uraian diatas antara lain :

  1. Meningkatkan supervisi dengan sasaran petugas imunisasi dan surveillance puskesmas terutama di puskesmas yang pernah ditemukan kasus KIPI
  2. Mengadakan refreshing pelacakan/penanganan kasus KIPI dengan sasaran petugas imunisasi dan surveillance puskesmas dan paramedis rumah sakit, baik negeri ataupun swasta
  3. Optimalisasi peran dokter spesialisa anak dan Komda KIPI dalam penegakan kasus KIPI dan penanganannya.

(Desi Frageti, SKM)

2 thoughts on “KAJIAN EPIDEMIOLOGI KASUS KEJADIAN IKUTAN PASCA IMUNISASI (KIPI) DI KABUPATEN KEBUMEN SELAMA 5 TAHUN TERAKHIR (2007-2011)

    novi alfi said:
    14/02/2013 pukul 02:28

    mantap kajian ini, saya selaku pengelola progran imunisasi terinspirasi ingin melakukan kajian serupa di kabupaten lombok timur bila tidak keberatan bolehkah saya di info no hp/pin bb pengelola imuniasj di kabupaten kebumen ? ini no hp saya 085937000022

      dinkeskebumen responded:
      15/02/2013 pukul 02:03

      Ya makasih atas komentarnya.. nanti kita kirim nomernya lewat email anda

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s