PENYAKIT ALZHEIMER

Posted on

A. PENDAHULUAN

Alzheimer, kata yang mungkin asing bagi telinga kita, tetapi itu hanya sebuah istilah asing untuk menyebut penyakit “pikun” yang seringakali dialami oleh orang orang lanjut usia.

Penyakit Alzheimer ditemukan pertama kali pada tahun 1907 oleh seorang ahli Psikiatri dan neuropatologi yang bernama Alois Alzheimer. Ia mengobservasi seorang wanita berumur 51 tahun, yang mengalami gangguan intelektual dan memori serta tidak mengetahui kembali ke rumahnya, sedangkan wanita tersebut tidak mengalami gangguan anggota gerak,koordinasi dan reflek.

B. EPIDEMILOGI

Pada saat ini usia harapan hidup semakin meningkat, ini menimbulkan sebuah konsekuensi meningkatnya populasi orang lanjut usia yang berarti dari segi ekonomi dan kesehatan menimbulkan masalah serius seperti kehilangan kemampuan untuk bekerja, dan munculnya penyakit demensia/depresi. Penyakit Alzheimer merupakan penyakit neurodegeneratif yang secara epidemiologi terbagi 2 kelompok yaitu kelompok yang menderita pada usia kurang 58 tahun disebut sebagai early onset sedangkan kelompok yang menderita pada usia lebih dari 58 tahun disebut sebagai late onset.

Di Amerika, angka penderita Alzheimer mencapai 123/100.000 penduduk per tahun dan merupakan penyebab kematian ke-empat atau kelima. Alzheimer dapat diderita oleh semua umur tetapi sekitar 96% penderitanya berumur 40 tahun keatas. Angka prevalensi poenyakit ini 300/100.000 penduduk usia 60-69 tahun. WHO memperkirakan lebih dari 1 milyar orang dengan usia lebnih dari 60 tahun mengidap Alzheimer.                    Di Indonesia, angka usia lanjut 18, 5 juta orang tetapi angka insiden dan prevalensi penyakit ini belum diketahui.

Sedangkan berdasarkan sex, prevalensi wanita lebih banyak 3 kali dibandingkan laki-laki, hal ini sebagai gambaraan usia harapan hidup wanita lebih lama dibandingkan laki-laki.

C. ETIOLOGI

Penyebab yang pasti belum diketahui. Beberapa alternatif penyebab yang telah dihipotesa adalah intoksikasi logam, gangguan fungsi imunitas, infeksi virus, polusi udara/industri, trauma, gangguan neurotransmiter, defisit formasi sel-sel filamen, dan adanya presdiposisi herediter. Penyakit Alzheimer adalah penyakit genetika, tetapi beberapa penelitian telah membuktikan adanya peran faktor genetika, tetapi beberapa penelitian telah membuktikan bahwa peran faktor non-genetika (lingkungan) juga ikut terlibat, dimana faktor lingkungan hanya sebagai pencetus faktor genetika.

D. FAKTOR RISIKO

    • Penderita hipertensi yang berusia lebih dari 40 tahun
    • Penderita Diabetes Mellitus
    • Malas berolahraga
    • Kadar kolesterol dalam darah tinggi
    • Mempunyai  anggota keluarga mengidap penyakit ini

E. DIAGNOSA KLINIS

Alzheimer menyerang bagian otak yang berfungsi mengatur lokasi ingatan dan kecerdasan. Neuron dalam otak penderita Alzheimer menjadi terbelit sehimgga mengakibatkan pembentukan plak dan kematian sel otak yang berhubungan dengan pembentukan ingatan baru dan pengambilan ingatan lama. Kondisi demikian dapat mempengaruhi kehidupan penderitanya. Gangguan tersebut, antara lain :

  • Gangguan memori yang mempengaruhi ketrampilan pekerjaan, missal : lupa meletakkan kunci mobil, lupa nomor telpon atau lupa mencampurkan gula dalam minuman
  • Kesulitan dalam bicara dan berbahasa
  • Disorieantasi orang, tempat dan waktu, misal : tidak mengenali teman kerja, lupa alamat kantor
  • Kesulitan melakukan pekerjaan yang biasa dilakukan seperti tidak mampu untuk mengenakan sepatu
  • Kesulitan berpikir sbastrak sehingga seolah-olah melihat bayangan menyeramkan atau mendengar bisikan
  • Salah meletakkan barang
  • Terjadi perubahan mood dan perilaku seperti cepat marah, hilang minat terhadap hobi
  • Hilangnya minat
  • Perubahan kepribadian seperti menjadi penakut atau malu terhadap orang banyak
  • Kesulitan mengambil keputusan yang tepat.

 F.  DIAGNOSA PENUNJANG

Untuk memastikan diagnosa penyakit Alzheimer perlu dilakukan pemeriksaan penunjang, diantaranya : pemeriksaan neuropatologi, pemeriksaan neuropsikologik, CT scan dan MRI, EEG, PET (Positron Emission Tomography) , SPECT (Single Photen Emission Computed Tomography) dan laboratorium darah.

   G. PENGOBATAN

Beberapa jenis obat yang biasa digunakan untuk mengobati Alzheimer, yaitu :

  1. Donepezil, Rivastigmine

Kedua obat tersebut digunakan secara oral untuk penderita Alzheimer stadium ringan hingga sedang. Obat ini memiliki efek samping seperti mual, muntah, hilang nafsu makan, berat badan menurun, lesu, nyeri sendi dan kram

  1. Memantine

Obat ini digunakan untuk penderita Alzheimer stadium sedang hingga berat. Tetapi akan lebih baik jika penderita Alzheimer berkonsultasi/memeriksakan diri ke dokter sebelum mengkonsumsi obat Alzheimer.

H. PENCEGAHAN

Penyakit Alzheimer sampai saat ini belum ditemukan obatnya, sehingga hal yang dapat dilakukan hanya dengan melakukan pencegahan agar tidak menderita penyakit ini. Ada beberapa pencegahan yang dapat kita lakukan, yaitu :

  1. Konsumsi  antioksidan seperti vitamin A, C dan E. antioksidan ini berfungsi untuk menangkal radikal bebas yang dapat memicu penyakit Alzheimer.
  2. Menghindari paparan unsur logam berat seperti merkuri, aluminium, timabl maupun toksin seperti pestisida.
  3. Perbanyak mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan dan hindari produk instan, minum minimal 12 gelas air per hari, perbanyak konsumsi ikan karena mengandung Omega 3 yang dipercaya menghindari kerusakan kognitif pada otak dan pastikan asupan makanan membantu tubuh membentuk neurotransmitter penting seperti acetylcoline, GABA,  serotonin, dopamine dan noripenefrin.
  4. Rajin berolahraga dan belajar hal-hal yang baru. Olahraga berfungsi untuk memperlancar peredaran darah dari jantung ke otak sehingga membantu agar otak tetap aktif. Dan latihlah otak untuk belajar hal-hal yang baru. Riset menunjukkan kurangnya stimulasi mental dapat menyebabkan matinya fungsi otak

(Desi Frageti, SKM)

  DAFTAR PUSTAKA

id.wikipedia.org/wiki/Alzheimer

repository.usu.ac.id/bitstream/…/1/bedah-iskandar%20japardi38.pdf

http://www.juskulitmanggis.biz/2012/01/22/penyakit-alzheimer/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s