PEMERIKSAAN IVA UNTUK DETEKSI DINI KANKER SERVIKS

Posted on Updated on

Di negara-negara berkembang seperti Indonesia, penyakit kanker serviks merupakan penyebab utama kematian akibat kanker. Di dunia, setiap dua menit seorang wanita meninggal dunia akibat kanker serviks. Jadi, jangan lagi memandang ancaman penyakit ini dengan sebelah mata.

Apa itu kanker serviks?

Kanker serviks atau kanker leher rahim adalah jenis penyakit kanker yang terjadi pada daerah leher rahim yang disebabkan oleh virus HPV (Human Papilloma Virus). Berawal dari leher rahim, apabila telah memasuki tahap lanjut, kanker ini bisa menyebar ke organ-organ lain di seluruh tubuh.

Seberapa berbahaya penyakit kanker serviks ini?

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, saat ini penyakit kanker serviks menempati peringkat teratas di antara berbagai jenis kanker yang menyebabkan kematian pada perempuan di dunia. Di Indonesia, setiap tahun terdeteksi lebih dari 15.000 kasus kanker serviks, dan kira-kira sebanyak 8000 kasus di antaranya berakhir dengan kematian. Menurut WHO, Indonesia merupakan negara dengan jumlah penderita kanker serviks yang tertinggi di dunia. Mengapa bisa begitu berbahaya? Pasalnya, kanker serviks muncul seperti musuh dalam selimut. Seringkali baru diketahui hingga penyakit telah mencapai stadium lanjut.

Di Kabupaten Kebumen, penderita kanker serviks semakin tahun semakin meningkat. Pada tahun 2009 penderita kanker serviks di Kabupaten Kebumen sebanyak 36 kasus dan pada tahun 2010 sebanyak 74 kasus.

 

Bagaimana gejala dari kanker serviks ?

Pada awal stadium kanker hampir tidak ada gejala, kecurigaan timbul bila ada keluhan keputihan atau mengalami perdarahan setelah berhubungan seksual.

Gejala lanjut dari kanker serviks ini adalah;

  1. Perdarahan di luar masa haid
  2. Jumlah darah haid tidak normal
  3. Perdarahan pada masa menopause ( setelah berhenti haid )
  4. Keputihan yang bercampur darah atau nanah

Siapa yang berisiko terkena  kanker serviks;

  1. Menikah usia muda
  2. Melakukan hubungan seks di usia muda
  3. Berganti – ganti pasangan seks
  4. Melahirkan banyak anak
  5. Pasangan ( suami ) yang tidak disunat / di khitan
  6. Kurang menjaga kebersihan alat kelamin
  7. Mempunyai riwayat penyakit kelamin kronis
  8. Sering mengalami keputihan

Apakah Kanker Serviks bisa disembuhkan?

SEMAKIN DINI KANKER DITEMUKAN KESEMPATAN UNTUK SEMBUH SEMAKIN BESAR

 

Bagaimana cara deteksi dini kanker serviks?

Deteksi dini kanker dapat dilakukan dengan dua cara yaitu dengan metode pap smear namun biayanya mahal, lalu pilihan kedua adalah dengan metode IVA , biayanya lebih murah.

Bagaimana metode IVA dilakukan?

Pemeriksaan IVA (Ispeksi Visual dengan Asam Asetat) dilakukan dengan cara mengoleskan asam cuka 3 % sampai dengan 5 % . Bila terlihat warna putih berarti ada keganasan sel dan bisa berubah menjadi kanker. Pemeriksaan IVA hanya sebentar dan tidak sakit. Dapat dilakukan di praktek bidan atau puskesmas oleh dokter.

Pengobatan kanker yang memerlukan biaya besar, proses terapi yang tidak mudah, menimbulkan dampak psikologis bagi penderita dan mempengaruhi terhadap seluruh anggota  keluarga. Oleh karena itu sebaiknya sebagai seorang perempuan yang memperhatikan kesehatan diri dan mencintai keluarga berkeinginan untuk melakukan deteksi dini kanker serviks.

Siapakah yang harus diperiksa kanker serviks?

Perempuan yang sudah menikah dan berumur 30 tahun  – 50 tahun. Pemeriksaan di ulang secara berkala setiap satu tahun.

Bagaimana persiapan pemeriksaan IVA?

Pemeriksaan IVA sebaiknya dilakukan ketika tidak sedang haid, atas sepengetahuan dan dukungan suami.

Dimanakah tempat pelayanan kesehatan dasar yang melayani pemeriksaan IVA di Kabupaten Kebumen?

Ada 18 puskesmas yang melayani pemeriksaan IVA di Kabupaten Kebumen, yaitu:

  1. Puskesmas Karanganyar
  2. Puskesmas Kuwarasan
  3. Puskesmas Kebumen I
  4. Puskesmas Alian
  5. Puskesmas Kutowinangun
  6. Puskesmas Prembun
  7. Puskesmas Ambal I
  8. Puskesmas Sadang
  9. Puskesmas Buluspesantren I
  10. Puskesmas Rowokele
  11. Puskesmas Gombong II
  12. Puskesmas Sruweng
  13. Puskesmas Puring
  14. Puskesmas Buayan
  15. Puskesmas Adimulyo
  16. Puskesmas Petanahan
  17. Puskesmas Klirong I
  18. Puskesmas Bonorowo

(Agus Widiawati, SKM)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s